May 20, 2005

pindah blog

setelah beberapa bulan posting di sini, rasanya blog.com kurang sesuai dengan kebutuhan gue, terlalu kaku, maklumlah gratis :-)

akhirnya gue putusin cari hostingan, modal buat bayar domain dan biaya hosting, tapi pake blog software yang lisensinya GPL. googling sana-sini, akhirnya ketemu wordpress, cukup powerfull, free (baca : open source), dan yang pasti gue bisa explore wilayah frame-nya yang di blog.com ga bisa.

so mulai sekarang blog ini ga akan gue update, isinya sebagian besar udah gue pindah ke blog baru gue, dan ini yang bakal gue update terus www.moonandart.info 

salam

Posted by moonandart at 21:12:52 | Permanent Link | Comments (0) |

May 11, 2005

free counter

Posted by moonandart at 15:42:01 | Permanent Link | Comments (0) |

kenakan gelang merah

Gelang Merah Untuk Anak Indonesia 

kenakan gelang merah, bantu anak indonesia. untuk sekarang stock masih kosong (http://tunascendekia.org/wordpress/archives/79)

mudah-mudahan cepat ada ya Mas Yudhis, karena banyak banget yang antusias dan kirim email ke saya ...

Posted by moonandart at 10:51:33 | Permanent Link | Comments (0) |

May 09, 2005

safety coordinator ASIA

pagi-pagi buka email, liat email dari boss di S'pore. dia bilang mau ga jadi "im safety coordinator asia", tapi ini bukan job promotion atau an extra grade, katanya. cuma kalau memang mau belajar hal baru terutama menyangkut hal safety dan training, kesempatan ini bagus kalau diambil. gue pikir ga ada salahnya gue coba, trus gue bilang ke dia kalau gue akan berusaha sebisa gue, tapi karena ini hal baru, jangan kaget nanti gue bakal fload mailbox anda dengan pertanyaan-pertanyaan. sampai gue tulis ini dia belum balas tuch ..

Posted by moonandart at 13:21:52 | Permanent Link | Comments (0) |

May 06, 2005

brickwall project

hari ini baru selesai yang namanya Brickwall Analysis Template. apaan tu ?. nyari software ama hardware yang udah eol, ga disupport lagi ama vendor, dll. masukin ke spreadsheet, kasih risknya, estimasi biaya + man hournya, sama actionnya. pusing gue, udah dari 2 minggu yang lalu, baru selesai hari ini. gila !, lemot banget ya !

akhirnya tadi pagi sebelum jumatan gue kirim dah via email, dan gue bilang ke yang nyuruh "i've done my best, could you please advice". maksudnya "nih filenya, gue sendiri ga yakin gue ngisinya bener apa gak"

 

Posted by moonandart at 14:56:42 | Permanent Link | Comments (0) |

May 03, 2005

link to [CERBER]

Kau (dulu) bisa memilih, Bag I, Bag II, Bag III, Tamat

 

Posted by moonandart at 08:28:45 | Permanent Link | Comments (0) |

May 02, 2005

gelang solidaritasKEBERSAMAAN

 

Mulai Maret 2005, beli dan pakai gelang solidaritasKEBERSAMAAN. Semakin banyak yang peduli, semakin banyak yang terbantu.

Seluruh keuntungan penjualan gelang sebesar @ Rp.10.000 akan disalurkan kepada program-program peningkatan pendidikan dan perlindungan bagi anak-anak Indonesia. Dengan membeli, berarti anda sudah menyumbang. Dengan memakai, berarti anda sudah membantu menyebarkan kepedulian kepada yang lain. Terima kasih sudah peduli…

Dalam rangka Hardiknas, artikel di atas dan di bawah gue kutip dari situs resmi Yayasan Tunas Cendekia. Solidaritas Kebersamaan: Gelang Merah Untuk Anak Indonesia Semoga kontribusi kecil ini dapat memberi arti bagi masa depan mereka.

Gelang berwarna merah bertuliskan solidaritasKEBERSAMAAN secara debossed. Terbuat dari 100% karet silikon synthetic yang elastis dan tahan air. Awas! Jangan membeli gelang dengan harga diatas Rp.10.000,- Belilah gelang solidaritasKEBERSAMAAN melalui Yayasan Tunas Cendekia, para mitra resmi penjual dan keluarga/teman yang anda percaya. Jika membeli yang bajakan, uang yang dikeluarkan tidak akan membantu anak-anak Indonesia…

web http://tunascendekia.org/

Posted by moonandart at 13:31:28 | Permanent Link | Comments (1) |

February 27, 2005

[CERITA LUCU]

cerita di bawah baru gua dapet dari novel berjudul "kaki lima" yang baru aja gua beli. 18 ribu, tapi lucu.

sehabis nonton film ada apa dengan cinta seorang mahasiswa jomblo mengeluhkan nasib asmaranya, entah kepada siapa. katanya "di manakah dapat kutemukan cinta?". suaranya terdengar memilukan. prihatin mendengar pertanyaan generasi masa depan bangsa itu, seorang dosen linguistik yang kebetulan lewat segera menghampirinya. lalu berbisik, "di kamus besar bahasa indonesia halaman 206 !!!!"

he he he kik kik kik....

Posted by moonandart at 13:45:27 | Permanent Link | Comments (0) |

February 23, 2005

[CERBER] kau (dulu) bisa memilih

copyright (c) moon and art february 2005

(bagian IV - tamat)

kali ini dia yang tersentak karena aku memutuskan ceritanya tiba-tiba. dengan alasan akan meeting dengan boss di kantor sebentar lagi, aku mencoba meyelesaikan pertemuan itu. berbohong untuk kebaikan, semoga tidak ada dosa untuk ini, gumamku. "okelah" katanya, "aku juga ada urusan sedikit dengan client siang ini". kelihatan masih enggan ia untuk beranjak dari kursinya. "boleh telepon kapan-kapan ?" tanyanya. dia bilang bahwa sebenarnya dia masih ingin bercerita banyak, dan berharap bisa menyambung ceritanya lewat telepon. "silakan, tapi ke kantor aja ya ?", jawabku. "masih punyakan nomornya ?". ia mengangguk. sempat terbersit di pikiranku bahwa aku terpaksa mampir siang ini ke mini market di lantai GF gedung ini untuk membeli sebatang wafer berbalut coklat, sebagai "sogokan" buat receptionist kantorku, dengan disertai catatan kecil di atasnya "tolong tolak telepon dari si xxx". sebenarnya si receptionist sudah punya 1001 alasan untuk menghindarkan telepon dari luar, tapi harus di enable --sedikit pakai istilah IT-- dengan sebatang chocolate wafer. ini kebiasaan rekan-rekan di kantorku kalau mau si receptionist men-screening telepon yang masuk. cepat-cepat kutepis niat itu, what kind of man am i, a bad guy, heh ?.

tak lama kemudian ia pamit, kupersilakan ia duluan pergi (lady first, handsome after, bukan ?). sengaja kutunggu sampai ia menghilang dari pandanganku. maafkan aku, tapi ini yang terbaik yang bisa kulakukan sekarang. mungkin akan lain ceritanya jika kita bertemu beberapa tahun lalu. setelah ia sudah tak kelihatan sama sekali, baru aku beranjak dari kursiku sambil bergumam sedikit keras

"kau dulu bisa memilih...."

(23/2/05 - 2 days left)

Posted by moonandart at 10:04:42 | Permanent Link | Comments (0) |

February 16, 2005

[CERBER] kau (dulu) bisa memilih

copyright (c) moon and art february 2005

(bagian III)

aku perhatikan dia berjalan ke arah meja kami sambil membawa 2 gelas minuman. hampir tak ada yang berubah darinya. hanya kulit coklatnya kelihatan lebih bersih sekarang, rambut yang dulunya sepunggung, dipotong pendek sebahu, dibalut blazer hitam dan kemeja putih di dalamnya, "wanita karir", gumamku.

ia mengambil segelas orange juice dingin, lalu menyodorkan segelas orange juice tanpa es kepadaku, masih ingat rupanya dia dengan minuman favoritku, hampir saja aku berkomentar mengenai ini, tapi aku urungkan, sekali lagi aku takut kata-kataku ditafsirkan salah olehnya.

aku mulai berbasa-basi menanyakan kenapa sampai dia berpisah, karena setahuku seorang gadis kecil sudah menemani kehidupannya. ia membuka cerita memberitahu bahwa sekarang dia sudah kembali ke rumah orang tuanya. "with my litle angel", katanya. aku gak terlalu konsentrasi mendengar ceritanya, karena sekali lagi pikiranku menerawang, flashback ke kejadian yang lalu.

aku ingat kali terakhir dia menelponku beberapa tahun lalu. saat itu teleponku berdering sesaat setelah istirahat siang, dan aku langsung kenal suaranya hanya dari kata halonya. telepon undangan pernikahan, rupanya. katanya tidak ada undangan hardcopy atau via email, seperti orang kebanyakan. telpon ini adalah undangan khusus darinya dan bilang bahwa kedatanganku sangat dia harapkan.

aku ucapkan selamat, dan turut senang dengan berita ini (klise !), tapi aku bilang bahwa aku gak bakal bisa datang. "i still hurt", kataku. "aku tahu, aku salah dan aku minta maaf, sebelum menelpon aku sudah berpikir seribu kali, aku yakin akan mendengar yang begini dari kamu, tapi aku merasa harus mengundang langsung, kalau aku mau lebih gambang bagiku melayangkan undangan via email, dan gak perlu tahu dibaca atau nggak", katanya.

"aku ngerti, tapi aku gak mau bilang bisa tapi nanti gak muncul". aku belum siap rasanya membayangkan harus melihat senyum bahagianya nanti. pengecut ? mungkin, looser ? bisa jadi, tapi kalau soal hati kata-kata anti-macho tersebut tidak ada artinya bagiku. "okelah", katanya, kali ini dia yang menyerah, "tapi kedatanganmu tetap aku harapkan". ditutupnya gagang telpon di ujung sana. aku letakkan juga gagang teleponku sambil berpikir untuk datang atau tidak, "ah sudahlah, gak penting", gumamku

"there is nothing to be proved anymore...."

(bersambung...)

 

Posted by moonandart at 12:06:40 | Permanent Link | Comments (0) |